image

foto: istimewa

13 Februari 2018 | 12:00 WIB | Musika

Album Tempo Doeloe

Ketika Yockie Bermain di Wilayah Ska

Judul Album:Punk Eksklusif 
Artis:Yockie Suryoprayogo 
Produksi:Musica/1983

WABAHmusik ska dan new wave di awal tahun 1980-an merasuk ke sebagian musisi pop di Indonesia. Gaya musik yang disodorkan The Police, pada saat itu menjadi tren setter musisi pop Indonesia dalam membuat musik album-albumnya. Salah satu yang terjerumus pada pola musik tersebut adalah Yockie Suryoprayogo. Musisi yang dikenal idealis ini, ternyata juga mampu menjemput pasar musik tren saat itu.

Lewat album solonya yang diberi judul Punk Eksklusif, musisi kelahiran Demak, 14 September 1954 ini, nggak sekadar berSka Ria atau berNewWave Ria. Tetapi juga menonjolkan pola penulisan lirik lagu yang menyentuh kritik sosial pada masa itu. Tepatnya ketika budaya hedonisme begitu merajalela di kalangan anak manusia yang tinggal di kota metropolitan macam Jakarta, pada akhirnya melahirkan lirik-lirik satir macam lagu "Punk Eksklusif", "Sri Kustinah", "Cinta = Celaka", "Judi & Profesi", hingga "Mabuk Kepayang".

Untuk penggarapan lirik dengan tema kritik sosial ini, Yockie tak segan-segan mengajak Erros Djarot, penulis lirik lagu yang pernah berkolaborasi dengannya sejak album Badai Pasti Berlalu (1977). Erros pun tak lagi menggunakan kata-kata puitis layaknya menulis lirik-lirik lagu di album Badai Pasti Berlalu yang dulu dibawakan Chrisye dan Berlian Hutahuruk. Lirik yang ditulis Erros benar-benar bebas menerabas scene kehidupan sosial masa itu. Coba simak penggalan lirik lagu yang ditulisnya bareng Yockie pada lagu "Punk Eksklusif": sok gengsi melangkah masa kini/ hidup saling berkompetisi/ naik Merci haram naik taxi/ menonjolkan pribadi/ oooohhhhhh Merci...

Kemampuan Erros dalam menulis lirik lagu-lagu tema sosial itu kemudian dia tuangkan pula dalam album Chrisye: Resesi (1983), Metropolitan (1983), dan Nona (1984), hingga Sendiri (1985). Termasuk juga di solo albumnya.

Sementara Yockie telah lama menggambarkan frase kehidupan sosial semenjak album Jurang Pemisah yang digarap bareng Chrisye di tahun 1977. Tetapi uniknya, Yockie mengemasnya dalam balutan musik berkelas (elite). Dia banyak terinfluence gaya musikalitas: Keith Emerson (ELP), Rick van der Linden & Trace, Jon Lord (Deep Purple), Rick Wakeman, Patrick Moraz, Procol Harum, hingga Tony Banks (Genesis).

Berikut review album Punk Eksklusif nya Yockie Suryoprayogo:

Punk Eksklusif: dibuka dengan sound kibor sepanjang empat bar. Kemudian musik menghentak dalam irama ska up tempo beriring vokal Yockie di bagian verse. Irama ska terus mengiringinya hingga di bagian reffrain lagu. Teriakan ooooo iyo...di bagian reffrain, menggambarkan pengaruh teriakan Sting dalam The Police seperti pada lagu "Walking on The Moon" di album Regatta d Blanc (1979).

Sri Kustinah: petikan gitar Ian Antono membuka lagu ini sepanjang 8 bar. Selanjutnya irama white reggae mengalun mengiringi vokal Yockie di bagian verse dan reffrain. Bagian jeda lagu ini diisi dengan permainan kibor dan piano elektriknya. Lagu ini gaya musiknya terinfluence gaya musik lagu "The Bed's to Big Without You" nya The Police di album Regatta d Blanc (1979). Lagu ini ditutup dengan petikan gitar Ian Antono yang semakin menghilang.

Cinta = Celaka: sound piano elektrik membuka lagu ini sepanjang delapan bar, dan kadang beriring narasi yang dibuat Yockie sendiri. Selanjutnya Yockie masuk ke bagian verse dan reffrain termasuk bagian bridge dan masih beriring denting piano elektriknya. Bahkan suara narasinya masih mewarnai sepanjang lagu itu.

Nostalgia SMP: ketukan drum membuka lagu ini sepanjang dua bar, kemudian hentakan musik pop bogie wogie mengiringi vokal Yockie dari bagian verse. Namun pada bagian reffrain, vokal Yockie hanya diiringi sound kibor dan piano elektrik. Sementara bagian bridge lagu juga beriring hentakan musik pop bogie wogie. Lagu semacam tema lirik anak sekolah, cinta remaja, lebih pas dibawakan Chrisye. Lagu ini ditutup dengan vokal Yockie di bagian reffrain yang beriring denting piano elektriknya.

Helikopter: dibuka suara efek helikopter dari perangkat kibornya, kemudian sound kibor yang terinfluence sound ARP Synthesiser lagu "Baba O Riley" nya The Who di album Who's Next (1971). Bahkan lagi-lagi Yockie bernarasi di lagu ini. Selanjutnya vokal Yockie masuk ke bagian verse beriring sound kibor. Kemudian menyusul sound kibor mengalun lagi tanpa vokal sepanjang 12 bar, dan kemudian vokal Yockie masuk ke bagian verse beriring hentakan musik white reggae. Tetapi saat masuk ke bagian reffrain, hentakan musik rock up tempo mengiringi vokalnya yang mulai dari nada rendah hingga nada tinggi. Lirik lagu ini seolah seperti bercerita dengan sisipan celoteh tanpa bahasa puitis. Lagu ini ditutup dengan sound kibor sepanjang empat bar.

James CW 5: sound kibor membuka lagu ini sepanjang empat bar. Kemudian vokal Yockie masuk ke bagian verse beriring hentakan musik pop up tempo. Hentakan musik pop up tempo yang bercorak techno terus mengiringi vokal Yockie di bagian reffrain pula. Sementara gaya menyanyi Yockie pada lagu ini terdengar mirip seorang penyanyi blues yang lebih menonjolkan kata-kata syairnya.

XO: denting piano elektrik membuka lagu ini. Kemudian hentakan musik ska up tempo mengiringi sound oberheim lagu instrumental ini. Sepanjang lagu ini, Yockie selain memainkan oberheim, juga memainkan piano elektrik.

Judi & Profesi: sound synthe bas membuka lagu ini sepanjang empat bar dan berselingan fil in drum yang dibangun Yaya Muktio. Kemudian vokal Yockie masuk ke bagian verse berlatar sound synthe bas. Tetapi selanjutnya beriring hentakan musik pop up tempo. Termasuk saat mengiringi vokal Yockie di bagian reffrain lagu.

Mabuk Kepayang: petikan gitar Ian Antono membuka lagu ini sepanjang delapan bar. Kemudian vokal Yockie masuk ke bagian verse beriring hentakan musik funk bit mid tempo dari Yaya Muktio. Termasuk di bagian reffrain, masih beriring hentakan musik funk bit mid tempo. Sementara jemari Yockie terus memainkan kibor dan oberheim di bagian reffrain lagu.

La Mi Re Do (Penyanyi Baru): sound piano elektrik membentuk patern yang rapat dan mid tempo beriring hentakan drum machine dari Fariz RM sepanjang empat bar. Kemudian vokal Erros masuk ke bagian verse lagu. Menyusul vokal Yockie di bagian verse. Pada bagian reffrain lagu yang beriring hentakan musik rock up tempo ini, muncul vokal Harry Sabar. Bagian jeda lagu ini diisi dengan lead guitar dari Ian Antono tetapi singkat.

(Nugroho Wahyu Utomo /SMNetwork /CN40 )