Logo
blackberry

Home

SM Cetak - Pendidikan

30 September 2013

Forum Kerja Sama Program Magister Kenotariatan Terbentuk


SEMARANG - Pengelola Program Magister Kenotariatan dari sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia sepakat menggalang kerja sama di antara mereka.  

Mereka adalah Universitas 17-8-1945 (Untag Semarang),  Uni­ver­sitas Sultan Agung (Unis­sula Semarang), Uni­ver­sitas Naro­tama (Unnar Surabaya), Uni­versitas Surabaya (Ubaya), Uni­versitas Jayabaya Jakarta, dan Universitas Muham­ma­diyah Su­matera Utara (UM­SU) Medan. 

Kerja sama diwujudkan me­lalui Rakor Pembentukan Forum Kerja Sama Pengelola Program Magister Kenotariatan Se-Indo­nesia di Hotel Novotel, Jumat (27/9).

”Kami sepakat bulat untuk men­jalin kerja sama. Bentuknya berupa penyelenggaraan forum kerja sama dalam rangka me­nunjang kualitas perkuliahan dan mem­bicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan profesi notaris,” tutur Rektor Untag Dr Wijaya SH MHum, di sela-sela rakor. 

Dia didampingi guru besar ilmu hukum Prof Dr Sarsintorini Putra, Ketua Prodi Magister Kenotariatan Prof Dr Sri Redjeki Hartono, Dekan Fakultas Hukum Bambang Joyo Supeno SH M­Hum, dan para dosen senior Untag.

Wijaya menuturkan, tantangan yang dihadapi sarjana magister kenotariatan semakin besar. Tak sebatas bagaimana mereka harus berkuliah sungguh-sungguh sebelum lulus, tapi juga di­tunt­ut untuk jeli terhadap beragam permasalahan hukum.

Notaris bisa terjerat kasus hukum apabila tidak berhati-hati menjalankan profesi. Mereka akan langsung dimintai ke­te­rang­an penyidik bila ditengarai lancang dalam menjalankan tugasnya.

Sangat Membantu

Ketua Program Magister Ke­notariatan UMSU Dr Surya Per­dana SH M Hum mengakui, forum itu sangat membantu  dalam rangka mencetak sarjana unggulan.

 Sebab, melalui forum se­macam itu pengelola dari berbagai PTS bisa saling ber­tukar peng­alaman dan berdiskusi untuk menunjang mutu perkuliahan dan membicarakan persoalan kenotariatan.

Sekretaris Program Magister Kenotariatan Universitas Jaya­baya Dr Irwan Santoso SH MKn menambahkan, sudah saatnya pengelolaan Program Magister Kenotariatan di lingkungan PTS sejajar dengan PTN. Pem­ben­tu­kan forum akan lebih menyolidkan mereka dalam upaya men­cetak notaris profesional. Ken­dati demikian, dia tetap menilai program yang dikelola PTN bukan ancaman apalagi lawan dari PTS. Mereka sesungguhnya seiring sejalan saling meleng­kapi satu sama lain dalam men­cetak gene­rasi unggulan.

”Justru melalui forum se­macam ini akan bisa diketahui apa kekurangan pengelola ma­gister kenotariatan di lingkup PTS. Kalau masih ada yang kurang segera dibenahi, sedang­kan yang sudah bagus akan semakin di­tingkatkan,” tuturnya. (H41-60)



Berita Utama | Semarang Metro | Solo Metro | Suara Pantura | Suara Muria | Suara Banyumas | Suara Kedu | Internasional | Ekonomi & Bisnis | Wacana | Olahraga | Selebrita | Bincang-Bincang | Pendidikan | Kesehatan | Teknologi | Kampus | Gerbang | Hukum | Ekspresi Suara Remaja | Perempuan | Ragam |
Android

Home | News | SMCetak | Selebrita | Otomotif | Olahraga | Wanita | Lelaki | Sehat | Kuliner | Gaya | Kejawen | Layar

Download BlackBerry Launcher

 ©2014 suaramerdeka.com