Logo
blackberry

Home
11 Juli 2011 | 08:15 wib | Daerah

Pendidikan Harus Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat

Share :Facebook Twitter Email


Yogyakarta, CyberNews.
Menurut data Global Competitiveness Report, Indonesia menempati rangking 54 pada tahun 2009/2010 dan naik menjadi 44 pada tahun 2010/2011 dalam kompetisi tingkat Internasional. Komponen utama yang menyebabkan peningkatan rangking tersebut adalah pendidikan.

Pendidikan memegang peranan penting dalam mempersiapkan generasi masa depan dan meningkatkan usaha-usaha pengembangan diri orang Indonesia.

Pendidikan juga adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Demikian tutur Dirjen Mendikdasmen, Prof Suyanto PhD sebagai keynote speaker pada seminar internasional bertema "Enriching Future Generations: Education Promoting Indonesian Self-Development", di FISE UNY.

Seminar yang diselenggarakan oleh FISE UNY bekerja sama dengan Yale University AS dibuka oleh Rektor UNY, Prof Dr Rahmat Wahab MA MPd, dihadiri sekitar 150 peserta baik dari dalam maupun luar negeri.

Lebih lanjut Prof Suyanto mengemukakan, pendidikan memiliki beberapa fungsi yakni to teach, to mentor, to discover, to publish, to reach beyond the wall, to change, to tell the truth, to inform, dan as character building. Untuk mempersiapkan generasi masa depan, pendidikan di Indonesia harus empowering, inspiring and life long learning.

Selain itu, karakter pendidikan yang tradisional seperti teacher centered, single media, isolated work, information delivery, factual knowledge based-learning and push harus ditinggalkan, untuk beralih ke pendidikan yang disesuaikan dengan perkembangan terkini yaitu pendidikan yang mengedepankan student-centered, multimedia, collaborative work, information exchange, critical thinking, informed-decision making and pull.

Untuk menghadapi era global, pendidikan harus relevan dengan kebutuhan masyarakat. Di samping itu, praktik pendidikan di Indonesia harus mampu mendorong siswa untuk menggunakan otak kiri dan kanannya secara seimbang sehingga akan tercipta generasi masa depan yang memiliki kemampuan kognitif, afektif, psikomotorik, karakter dan berkepribadian yang baik.

Sementara Rektor UNY dalam sambutannya mengatakan, pendidikan merupakan strategi untuk mempersiapkan generasi masa depan agar mampu menghadapi setiap tantangan yang muncul di era global. Pendidikan harus mempertimbangkan aspek moral karena moral merupakan elemen penting dalam kehidupan.

Sedangkan Koordinator Yale Indonesia Forum, Frank Dhont MA MHum MPhil menjelaskan, seminar internasional itu merupakan seminar yang keempat, sebelumnya diadakan di Universitas Atmajaya Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma dan Universitas Diponegoro (Undip).

( Bambang Unjianto / CN33 / JBSM )

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook


  Baca Juga



Home | News | SMCetak | Selebrita | Otomotif | Olahraga | Wanita | Lelaki | Sehat | Kuliner | Gaya | Kejawen | Layar

Download BlackBerry Launcher

 ©2014 suaramerdeka.com