image

foto ilustrasi - istimewa

13 Februari 2018 | 21:43 WIB | Suara Pantura

176 Desa Disiapkan Pilkades e-Voting

PEMALANG, suaramerdeka.com- Sebanyak 170 desa di 14 kecamatan di Kabupaten Pemalang disiapkan akan melaksanakan pemilihan kepala desa (pilkades) dengan sistem voting elektronik (e-voting) bukan coblosan. Menyongsong pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa itu kini sejumlah dinas terkait sibuk menyiapkan perangkat dan peralatan teknisnya.

Kepala Dispermasdes, Rifqi Jaya, melalui Sekdin Sodik Ismanto mengatakan, pelaksanaan pilkades e-voting itu rencananya akan dilaksanakan September 2018. Kendati masih lama perlu persiapan serius, karena merupakan barang baru. Dinas-dinas yang perlu menyiapkan Dispermasdes, Disdukcatpil, Diskominfo dan Badan Kepegawaian Daerah saat ini.

''Walau pun Pemalang pernah mengadakan pilkades e-voting dan berhasil pada tahun lalu. Namun saat itu jumlahnya hanya 11 desa. Sedangkan yang akan datang nanti sebanyak 176 desa,'' kata Sodik kemarin.

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang koordinasi terkait keterlibatan masing-masing OPD dalam pilkades, misalnya Diskominfo tentang kesiapan perangkat keras dan perangkat lunak IT e-voting dan kerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Bandung.

Data Pemilih

Sementara Disdukcatpil menyiapkan database pemilih e-voting dengan basis e-KTP, BKD menyiapkan Tenaga Teknis Inti (TTI) Tenaga Teknis Lapangan (TTL) ASN untuk pendidikan dan latihan. Kemudian Bagian Hukum Setda bersama Dispermasdes mengawal perubahan Perda, Perbup Pilkades sehubungan adanya regulasi Mendagri baru. Sementara kecamatan sedang memetakan jumlah TPS dan Kesbangpolinmas menyiapkan pembekalan bakal calon kades.

Terpisah, Kepala BKD Sugiyanto menjelaskan, terkait pilkades e-voting pihaknya akan 40 TTI dan TTL untuk pendidikan dan latihan. Mereka akan bertugas memberikan sosialisasi ke masyarakat agar dalam pelaksaan warga benar-benar paham.

Sementara Kepala Disdukcatpil, Andrea Heru Cahyono mengatakan, pihaknya terus melakukan pembuatan e-KTP dengan turun ke desa-desa. Saat ini jumlah wajib e-KTP yang sudah melakukan perekaman juga semakin bertambah.

Hingga Januari lalu jumlah perekaman E-KTP sudah 1.036.123 dari wajib KTP 1.071.722. Sedangkan yang sudah mempunyai e-KTP 916.638. Selain itu e-KTP untuk menghindari pemilihan ganda, atau kemungkinan penyimpangan lainnya, sehingga proses pilkades elektronik benar-benar demokratis dan sah.

(Saiful Bachri /SMNetwork /CN40 )