image

Nurul Imam (29) dipapah oleh pelaku Tri Yuwono (38) dan Budi Priyanto (35) saat gelar perkara di kantor BNNP Jateng. (suaramerdeka.com/ Apit)

17 April 2018 | 14:32 WIB | Semarang Metro

Diperintah Napi LP Pekalongan, Imam Jemput Tiga Kilogram Sabu

SEMARANG, suaramerdeka.com- Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol Tri Agus Heru menjelaskan awal mula penangkapan jaringan pengedar narkoba sabu dengan total barang bukti 3,2 kilogram. Pengungkapan ini bermula ditangkapnya pelaku Nurul Imam (29) di Stasiun Tawang, Semarang pada Kamis (12/4) sekitar pukul 23.30 wib.

"Pelaku turun dari kereta yang berangkat dari Surabaya, lalu kami tangkap dan dilakukan penggeledahan barang bawaan pelaku," terangnya, Selasa (17/4).

Di antara barang bawaan ditemukan kardus coklat, setelah dibuka ditemukan 12 kantong plastik berisi sabu, dengan berat total 1,2 kilogram. Lalu saat akan dibawa ke mobil petugas, pelaku berusaha melawan dan kabur, hingga petugas terpaksa menembak kaki pelaku.

"Setelah dilakukan interogasi, pelaku ternyata dikendalikan oleh narapidana Lapas Pekalongan bernama Budi Priyanto alias Mbochi (35) dan langsung kami amankan," ucap Tri Agus.

Sementara itu, pelaku Imam mengaku saat di Surabaya, dia bertemu dengan seseorang di sebuah warung. Lalu orang itu memberikan bungkusan dalam plastik, dan dimasukan dalam tas, lalu pelaku pulang naik kereta.

"Tujuannya pulang ke Pekalongan, namun karena kereta Argo tidak sampai Pekalongan, turun di Semarang, rencana mau naik taksi online ke Pekalongan," tuturnya.

Dia mengaku sudah tiga kali diminta Mbochi untuk mengabil sabu, dengan upah setiap kali mengambil sebesar Rp 7 juta. Pelaku juga berencana akan mengedarkan sabu ke Semarang, atas perintah Mbochi.

"Sudah 3 kali dalam jangka waktu 3 bulan terakhir, sekali jalan dapat Rp 7 juta," katanya.

Sedangkan Budi Priyanto alias Mboci (35) merupakan narapidana dengan kasus yang narkotika pada 6 Februari 2018 dengan hukuman 5 tahun penjara. Sampai akhirnya, dia ditangkap kembali karena mengendalikan Nurul Imam.

(Apit Yulianto /SMNetwork /CN33 )

NEWS TERKINI