image

Foto: Emmanuel Dunand / AFP / Getty Images

28 Desember 2017 | 07:00 WIB | Liga Champions-Europa

Real Madrid Bakal Jadi Tolok Ukur bagi PSG

PARIS, suaramerdeka.com- Paris Saint-Germain menjadikan Real Madrid, yang notabene adalah juara Liga Champions pada dua musim beruntun sebagai tolok ukur. Untuk menjuarai kompetisi itu, optimisme tinggi dipunyai PSG.

"Kenapa tidak? Kami menjalani sebuah fase grup yang luar biasa dan punya kesempatan kepada dunia bahwa kami bisa menyingkirkan tim yang menjadi juara Eropa dalam dua musim terakhir," cetus penyerang PSG, Kylian Mbappe kepadaMarca.

Selama ini laju Les Parisiens mentok di babak delapan besar, bahkan terdepak di 16 besar besar pada 2016/17. Maka dari itu mereka memboyong Mbappe sekaligus Neymar guna mewujudkan ambisi berjaya di Eropa.

Di fase grup, Neymar serta Mbappe sudah berkontribusi di lebih dari separuh dari total 25 gol yang dilesakkan PSG. Neymar telah mengemas enam gol dan empat assist sedangkan Mbappe mencetak empat gol dan tiga assist dalam enam pertandingan.

Kehdahsyatan PSG 'menarik perhatian' setelah berhasil menghajar favorit juara Bayern Munich 3-0 di Parc des Princes, sekalipun kalah 1-3 di Allianz Arena. PSG juga menyisihkan Bayern untuk lolos sebagai juara Grup B. Alhasil, PSG mulai dihinggapi dengan tuntutan untuk sukses di Liga Champions. Madrid akan menjadi ujian awal bagi Mbappe cs untuk mengetahui layak atau tidaknya mereka diperhitungkan sebagai salah satu calon juara.

"Jadi tidak ada tekanan, sama sekali tidak ada, tekanannya bukan pada kami. Kami akan memainkan permainan kami, gaya kami dan mengeluarkan segenap kekuatan kami untuk lolos. Tim pemenang dari pertandingan babak 16 besar ini akan menjadi favorit juara Liga Champions. Kalau kami bisa mengalahkan Real Madrid, tim-tim lainnya akan gentar. Kalau Real Madrid yang lolos, juga demikian. Siapapun yang menang, sejak saat itu, akan ditakuti oleh tim-tim lain," simpul Mbappe.

(Andika Primasiwi /DS /CN26 )