image
24 Desember 2017 | Rileks

Kilas Balik Shinee

  • Oleh Dhaneswari Tiara

NAMAShinee, boyband kenamaan asal Korea Selatan kembali disebut-sebut usai salah satu membernya, KIm Jonghyun, ditemukan meninggal dunia di apartemen sewaan di Kawasan Cheongdam-Dong, Seoul, Korea Selatan, Senin (18/12). Berita duka ini menggemparkan seisi Korea bahkan di Negara-Negara lain. Pasalnya, Shinee merupakan boyband besar dengan jumlah penggemar tak main-main.

Kesedihan dan ungkapan bela sungkawa menggema dari berbagai penjuru atas kepergian vokalis utama dari boyband pelantun ”Replay” ini. Nama besar Jonghyun tak lepas dari grup yang menaunginya, Shinee.

Bersama empat rekannya, Tae Min, Choi Min Ho, Onew dan Key mereka menyuguhkan lagu-lagu dan tarian memukau. Shinee sendiri debut tada 2008 silam dan sudah meraih banyak penghargaan. Boy Group yang dianggap sebagai ikon fesyen Korea dengan nama ”Tren Shinee” ini terkenal dengan gerakan tari yang kompak dan rumit.

Shinee telah menelurkan sembilan album yang terdiri dari lima album Bahasa Korea dan empat album Bahasa Jepang. Mereka juga telah menggelar empat tur konser ke beberapa negara di seluruh dunia. Single pertama ”Replay” terjual lebih dari 100.000 kopi dan menjadi single KPop dengan penjualan tertinggi yang tercatat oleh Oricon pada saat itu.

Boy Group naungan SM Entertainment ini juga meraih penghargaan Rookie of The Month di Cyworld Digital Music Award (2008), Hot New Star di Mnet 20ís Choice Award (2008), Best New Comer di Seoul Music Awards ke-18 (2009), meraih penghargaan utama Bonsang di Seoul Music Award ke-19 (2010). Album Studio kedua mereka Lucifer (2010) juga sukses memuncaki berbagai tangga penjualan album fisik dan digital di Korea Selatan.

Tur konser pertama Shinee bertajuk ”Shinee World” juga dihadiri 24.000 penggemar. Sedangkan tiket konser solo mereka di London (2011) langsung terjual habis dalam hitungan menit. Tak hanya dari segi kualitas saja boy group Shinee begitu dicintai penggemar karena kesetiakawanan tiap membernya.

Bukan hal langka di dalam industri K-Pop apabila sebuah grup ada member yang keluar atau bahkan bubar. Namun Shinee dapat menepis hal tersebut. Sembilan tahun berkiprah, nama Shinee masih bersinar dengan formasi member lengkap di saat grup-grup seusianya atau bahkan yang lebih muda telah compang-camping karena ditinggalkan beberapa member.

Hal ini merupakan pencapaian dan prestasi luar biasa. Namun pencapaian ini harus patah karena JongHyun pergi, tidak hanya meninggalkan grup dan penggemar namun juga meninggalkan dunia. Jonghyun Sendiri merupakan hasil audisi SM Academy pada 2005 saat Ia masih berusia 15 tahun. Suara Jonghyun yang mampu mencapai empat oktaf membuat pidak SM mantap untuk merekrutnya sebagai trainner. Jonghyun memegang peranan penting dalam boy band Shinee.

Selain sebagai vokalis utama Ia juga kerap menyumbangkan lagu ciptaannya untuk Shinee, proyek solonya bahkan untuk proyek artis lain. Korea Times bahkan pernah menyebut Jonghyun sebagai salah satu dari empat musisi Korea yang berbeda dari penyanyi K-pop lain. Tiga musisi lainnya adalah G-Dragon Bigbang, Zico Block B dan Jung Jin Young. Lewat kemampuan dan kerja sama dengan empat member lainnya Jong Hyun berhasil membesarkan nama Shinee.

Sempat diberitakan oleh media Yonhap bahwa Shinee telah dijadwalkan tampil di Tokyo dan Osaka, Jepang pada Februari 2018 mendatang. Namun belum diketahui kepastian penyelenggaraan konser tersebut pasca Jonghyun meninggal dunia. Semoga Shinee dapat tetap berkarya dan menyapa penggemar dengan membawa spirit dari kawan mereka yang lebih dulu pergi. Selamat jalan Jonghyun.(63)

SMCETAK TERKINI