13 Januari 2018 | Selebrita

”Guru Ngaji” Hadir Maret

FILMdrama keluarga Guru Ngaji yang menampilkan aktor Donny Damara bakal hadir Maret nanti. Film produksi Chanex Ridhall Pictures itu diangkat dari keprihatinan terhadap nasib dan kesejahteraan guru ngaji di Indonesia.

Pengambilan gambar film itu telah rampung di Jakarta, Boyolali, dan Sukoharjo sejak tahun lalu. Selain Donny, film itu juga dibintangi Dewi Irawan, Akinza Chevalier, dan pelawak dari tiga era berbeda dari Tarzan, Ence Bagus, hingga Dodit Mulyanto. Guri Ngaji berkisah tentang Mukri (Donny Damara), guru ngaji yang selama ini ikhlas mengajar membaca Alquran di Desa Tempuran.

Dia tak pernah mengharap balasan materi. Untuk bisa mencukupi kebutuhan keluarga, Mukri mengambil pekerjaan sampingan. Dia antara lain menjadi badut di sebuah pasar malam. Istri dan anak Mukri, Sopia (Dewi Irawan) dan Ismail (Akinza Chevalier), sama sekali tidak mengetahui bahwa suami dan sang bapak yang kerap bersepeda ke desa tetangga itu untuk menghibur pengunjung pasar malam. Rahasia mengenai pekerjaan tambahan itu membuat Mukri sering kali gelisah.

Masalah Besar

Dia merasa guru ngaji adalah sosok yang seharusnya dihormati. Namun dia malah mencari uang dengan menjadikan diri bahan tertawaan orang di atas panggung hiburan. Mukri juga khawatir keluarganya menjadi bulan-bulanan warga desa bila rahasia itu terkuak. Hanya rekan duet badut Mukri yang bernama Parmin (Ence Bagus) yang tahu rahasia itu. Setiap hari, kedua sahabat itu kompak berbagi kesah dan mengejar mimpi masing-masing.

Mukri berjuang mencari nafkah agar kehidupan keluarganya tercukupi. Parmin ingin memenangi hati Rahma (Andania Suri) yang dia taksir. Padahal, ada pula pemuda lain, yakni Yanto (Dodit Mulyanto), yang menaksir Rahma pula. Masalah besar muncul. Pemilik pasar malam, Koh Alung (Verdi Solaiman), mendapat tawaran dari Kepala Desa Tempuran (Tarzan) untuk menampilkan duet badut Mukri dan Parmin pada pesta ulang tahun sang anak.

Sebab, pada saat bersamaan, Mukri ssang guru ngaji harus menerima permintaan Pak Kepala Desa untuk memimpin doa pada acara itu. Bagaimana usaha Mukri menjaga rahasia yang selama ini dia simpan rapat-rapat? Nah, itulah antara lain permasalahan yang disodorkan film itu.(ant-44)

SMCETAK TERKINI