image

SM/Budi Hartono

17 April 2018 | Suara Banyumas

Asal Cukup Waktu, Berani

ASALcukup waktu, persiapan tidak terlalu mepet, berani mengandalkan pemain lokal, tanpa mengambil dari luar daerah. Kalau akan mendatangkan pemain luar, harus yang di atas lokal, jangan sama apalagi di bawah itu. Kalau di bawah pemain lokal, kata Pelatih sementara Persibas Priyanto Santoso, jangan diambil, lebih baik pakai potensi daerah sendiri.

Pemain yang lolos seleksi, katanya, 100 persen putra daerah. Mereka dari berbagai desa seperti Sidabowa, dan Kedungwuluh. Menurut dia, potensi lokal bagus dan bisa dipakai. Kalau akan ditambah tiga pemain senior, posisi yang tepat untuk mereka adalah penjaga gawang, lapangan tengah dan lini depan.

Kalau senior bagus, tinggal meramu menjadi tim yang solid. Kalau kick off Liga 3 setelah lebaran, Priyanto mengaku berani mengasah pemain lokal. Kalau waktu terlalu mepet, tak mungkin meningkatkan kemampuan pemain, agar sanggup bersaing dengan lawan-lawan yang lebih siap.

Kepercayaan

Dia mengatakan, ingin membangun kepercayaan publik, dengan memakai pemain lokal. Pada kompetisi musim lalu, dari 25 pemain di tim Persibas, hanya tiga orang yang dari Banyumas, yaitu bek Ucup, dan Barjo, serta striker Yuli Panjul. Mengenai status di tim Persibas, Priyanto mengatakan sebenarnya belum ditetapkan. Dia tak tahu siapa pelatih yang akan ditunjuk manajemen.

Priyanto menangani Persibas semata karena kasihan. Klub itu merupakan harkat dan martabat Banyumas, jangan sampai terpuruk. Karena itu, meski tidak ada SK pengangkatan, coach itu bersedia melatih tim, yang dalam posisi serba terbatas. ”Saya motitasi pemain dengan mengatakan Persibas adalah kebanggaan daerah, mari junjung tinggi nama klub dengan kerja keras.” (Budi Hartono-19)

SMCETAK TERKINI