image

SM/dok - PEMAIN LOKAL: Skuad Persibas yang bermateri pemain lokal, saat beruji coba mengalahkan tuan rumah PSIW Wonosobo, Sabtu (14/4). (19).

17 April 2018 | Suara Banyumas

Bangun dari Titik Nadir

  • Uji Coba, Kalahkan PSIW

PURWOKERTO-Mengawali musim kompetisi 2018, Persibas Banyumas ibarat berada di titik nadir. Tim mengalami degradasi ke Liga 3, setelah musim lalu bermain di Liga 2, ditambah beban keuangan berupa tunggakan gaji pemain dan utang ke pihak lain, sekitar Rp 400 juta. Menurut Ketua Umum Persibas Supangkat, dalam kondisi seperti ini, tampaknya tak mungkin bisa bangkit, hanya keajaiban yang bisa menolong.

Tetapi dengan semangat, yang tak mungkin menjadi mungkin, usaha untuk bangkit mulai mendapat tenaga baru. Semangat itu datang dari pengurus dan manajemen, lalu suporter, pecinta Persibas dan yang tampak terkiri pemain. Bukti semangat pengurus dan manajemen adalah tujuh orang tiap pekan iuran Rp 500 ribu untuk mengangsur utang.

Pengorbanan itu menumbuhkan semangat suporter. Saat suporter Bombastik Cilongok menggelar perayaan HUT ke 5, Maret lalu, para mereka menyatakan tetap setia dan siap mendukung Persibas. Suporter juga siap ikut membantu mengatasi kesulitan Persibas, antara lain dalam hal keuangan dan membangun kecintaan publik.

Uang Bensin

Setelah itu, kata Supangkat, kepercayaan pada klub juga tumbuh di kalangan pemain lokal. Hal itu terlihat saat seleksi mencari pemain untuk persiapan ke Piala Indonesia. Sebanyak 56 pemain mendaftar, dan yang saat ini bertahan masih 28 pemain. Saat seleksi, mereka datang tanpa uang bensin. Ketika latihan, mereka hanya diberi uang bensin, yang nilainya kecil. Pemain bisa mengerti, gaji kecil sekalipn mau, karena semangat.

''Semua pemain yang masuk tim adalah anak-anak lokal.'' Mereka mau melakukan itu, karena menjadi pemain Persibas menjadi harga diri, tak hanya bagi diri sendiri, juga keluarga. Karena itu mereka tak memikirkan finansial. Dengan dukungan fanatisme suporter, kecintaan warga dan semangat pemain, semoga bisa bangkit.

Semangat pemain terbawa saat uji coba di kandang PSIW Wonosobo, Sabtu (14/4). Tertinggal dulu, Banyumas berhasil membalikan keadaan menjadi menang 2-1. Tim tuan rumah dihuni pemain-pemain senior.

Materi Persibas kelahiran 1999-2000, menagkerja sama dan kesabaran. Di saat kompetisi sudah di depan pintu, Supangkat mengaku masih menghitung kemampuan menawar pemain. Selain pemain badah 23 tahun, tim Liga 3 boleh memasang maksimal tiga pemain senior. Untuk pemain senior, manajemen masih menghitung kemampuan dana.(bd-19)

SMCETAK TERKINI