image

SM/Nur Khaeruddin - POTRET PEMBAWAOLEH-OLEH : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi memotret Sekda Mukaromah Syakoer dan sejumlah pejabat teras Pemkab Pekalongan saat membawa oleh-oleh teh dari Unit Pengolahan Teh Paninggaran.(40)

17 April 2018 | Suara Pantura

Produk Teh Paninggaran Jadi Idola Masyarakat (2-Habis)

Minuman Wajib Pemkab

PRODUKteh hijau Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, tampaknya akan benar-benar menjadi idola masyarakat. Kenapa demikian. Berikut laporan terakhir WartawanSuara Merdeka,Nur Khaeruddindari kawasan tropis, dengan banyak curah hujan, Kota Santri, yang menjadi sentra teh.

Seruput teh hijau Paninggaran memberikan kenikmatan lain bagi pecinta minuman seduhan tersebut. Sebab, tak hanya memiliki aroma khas yang harum, produk hasil kekayaan alam Kabupaten Pekalongan itu juga diproduksi dari daun pilihan, dan benarbenar dari pucuk tanamannya.

Sehingga sekali seruput akan langsung terungkap kenikmatan dan kesegarannya. Hal itu seperti terlihat pada ekspresi Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi dan sejumlah rombongan dari Pemkab Pekalongan, saat teh hijau secara langsung di tempat produksi, di Kecamatan Paninggaran. ”Rasaya enak, nikmat, segar, dan aromanya juga harum, membuat ingin terus menyeruput sampai habis. Apalagi disajikan panas-panas seperti ini, ditambah iklim disini juga dingin, banyak curah hujannya,” ungkap Bupati.

Tak heran, orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan itu langsung merekomendasikan teh hijau Paninggaran sebagai minuman jamuan untuk tamutamu yang berkunjung di Kota Santri, baik tamu dinas, maupun lainnya. ”Teh ini diminati di Jawa Barat, berarti dari rasa sudah sangat disukai. Jadi sekarang saya memerintahkan agar Pemkab, mulai sekarang menggunakan produk teh dari Paninggaran, sebagai minuman jamuan,” terang Asip.

Selama ini Kabupaten Pekalongan kaya akan hasil kekayaan alam, baik kopi, teh, sampai gula juga di produksi. Sehingga untuk menjadikan prduk tersebut menjadi idola masyarakat, akan dimulai dari Pemkab untuk mencintai produk kekayaan alam sendiri.

Bahkan orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan itu menjadikan kawasan tropis Kecamatan Paninggaran sebagai destinasi baru, yakni wisata minum teh langsung dari kebun, dan membawa oleh-oleh hasil kemasan produk masyarakat setempat. Bahkan Asip bersama rombongan Pemkab Pekalongan, langsung memborong teh produk petani Paninggaran yang dinaungi oleh Koperasi Serba Usaha (KSU) setempat.

”Untuk awal membuka destinasi minum teh ini, nanti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib berkunjung, dan menikmati hasil produk masyarakat,” terang bupati. Sekda Mukaromah Syakoer juga berkesempatan membawa oleh-oleh teh yang belum dikemas oleh KSU tersebut, serta mengaku sangat bangga dengan masyarakat, karena memiliki kreativitas tinggi, tidak hanya menjual hasil petik daun teh begitu saja.

”Tapi sekarang sudah dioleh dalam bentuk produk teh, kemudian sudah dikemas pula, dan cukup bagus sebagai oleh-oleh, nanti pelan-pelan akan berkembang kemasannya seperti teh-teh di pasaran,” tambah Mukaromah.(40)

SMCETAK TERKINI