17 April 2018 | Fokus Jateng

Wakil Rektor III Undip Jadi Ketua ISNU Jateng

SEMARANG- Wakil Rektor III Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Budi Setyono PhD terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Jawa Tengah (PW ISNU Jateng ) 2018-2023 menggantikan Drs HA Kholiq Arif, MSi yang berakhir masa khidmahnya.

Pakar politik Undip yang muncul sebagai calon tunggal dI arena konferwil ISNU Jateng ini langsung ditetapkan sebagai ketua terpilih secara aklamasi atau tanpa melalui proses pemilihan dalam permusyawaratan yang berlangsung, di aula Fakulltas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim (FK Unwahas) Semarang, Sabtu (14/4). Acara dibuka oleh Sekretaris Jendral Pimpinan Pusat ISNU, Cholid Saerozi dan sekaligus memimpin sidang.

Setelah tata tertib konferwil disahkan, Laporan Pertanggungjawaban (LPj) PW ISNU Jateng 2013- 2018 diterima dan hasil sidang komisi-komisi disahkan dalam sidang pleno komisi. Sebelum ditetapkan sebagai nahkoda baru PW ISNU Jateng, Budi diminta kesediaannya untuk dipilih dan menyampaikan kesiapannya memimpin organisasi yang menghimpun para sarjana di lingkungan jamiyyah NU Jateng.

Mantan Ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Australia ini dihadapan peserta konferwil ISNU Jateng mengatakan sebagai kader NU yang berkarir di dunia perguruan tinggi merasa cukup memiliki kawan yang dapat dimobilisasi untuk membesarkan dan meningkatkan peran para sarjana NU yang kini mulai tumbuh subur tiap tahunnya. ìSetiap tahun puluhan ribu anak-anak NU di Jateng melanjutkan kuliah di berbagai perguruan tinggi di Jateng maupun di luar Jateng, bahkan ada yang ke luar negeri.

Demikian juga disiplin ilmu yang ditekuninya sangat beragam, tidak hanya ilmu-ilmu agama, tetapi juga ilmu-ilmu di perguruan tinggi negeri umum,î kata Budi. Setiap tahun, lanjutnya, anakanak NU juga banyak yang berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi dan diwisuda sebagai sarjana strata satu, dua atau tiga bahkan satu demi satu para ilmuwan NU di berbagai perguruan tinggi mencapai gelar guru besar atau professor di berbagai bidang keilmuan.

Maksimalkan Potensi

Ini potensi besar yang dapat dijadikan modal bagi NU dalam meningkatkan kualitas pengabdiannya kepada bangsa dan negara, atau setidaknya dapat menopang dan mendorong jamiyyah NU dalam menjalankan program-programnya. Di wadah ISNU lah, kata Budi, mereka dipanggil kembali nya melanjutkan pengabdiannya kepada bangsa setelah menyelesaikan studi di bangku kuliah.

Setelah terpilih sebagai orang nomor satu di ISNU Jateng, Budi Setyono dengan dibantu tujuh anggota formatur akan melengkapi susunan pengurus PW ISNU Jateng dalam waktu dua minggu. Ketujuh anggota formatur itu terdiri atas Dr Fakhrudin Aziz (unsur pengurus domisioner), dan perwakilan ISNU dari wilayah eks-Karesidenan Semarang, Pati, Pekalongan, Banyumas, Kedu dan Surakarta.(B13-54)

SMCETAK TERKINI