17 April 2018 | Selebrita

Konser Bebas Sirkus Barock

Penontonkonser Sirkus Barock di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta berteriakteriak, Kamis (12/4) malam. Mereka berteriak-teriak di dalam ruangan dengan kursi berundak warna merah dan berpendingin ruangan itu.

”Yok apa kok wis entek? (Bagaimana kok sudah habis?),” teriak penonton di kanan panggung. ”Ijek jam wolu. (Masih pukul delapan). Nyanyi 'Lagu Pemabuk',” seru penonton lain bergantian. Sawung Jabo, pentolan grup musik tersebut menanggapinya dengan santai. Pemusik kelahiran Surabaya, 4 Mei 1951 ini berdiri mengenakan kemeja lurik, celana pendek hitam, dengan ikat kepala warna merah.

”Malah dikongkon mabuk. Ijek sore ya, ayo nyanyi meneh. (Malah disuruh mabuk. Masih sore ya, ayo bernyanyi lagi),” jawab Jabo. Tepuk tangan menyambut kalimat tersebut. Penonton berteriak senang dan bersiut. Sawung Jabo, di panggung ditemani Joel Tampeng (gitar), Ucok Hutabarat (biola), Sinung Garjinto (bass), Bagus Mazasupa (keyboard), Denny Dumbo (perkusi dan alat tiup), Endy Baroque (drum). Penonton bersiap menunggu lagu kembali dinyanyikan.

Di konser bertajuk ”Menjadi Matahari” itu, penonton tidak hanya duduk di kursi yang tersedia. Di barisan paling depan, mereka duduk lesehan di lantai berlapis karpet warna merah. Gunakan Gitar Elektrik Lagu ”Bukan Debu Jalanan” didendangkan.

Meskipun menggunakan gitar elektrik, musik yang dihadirkan memiliki alunan akustik. Sirkus Barok banyak memasukkan irama musik tradisional, dengan permainan perkusi yang saling menyahut. ”Lagu-lagu di dalam album ini sebagian besar belum pernah direkam. Lagu tersebut merupakan cikal bakal lagu Sirkus Barock yang sekarang.

Baik dari segi betuk, gaya, instrumentasi, serta gaya backing vokal yang bebas dan terkesan seenaknya sendiri. Bermula dari sinilah, Sirkus Barock berkembang dan mengembangkan dirinya jauh lebih bebas lagi,” tuturnya. Duduk menjadi pilihan penonton saat menikmati konser peluncuran album baru bertajuk Menjadi Matahari.

Di tengah lagu dimainkan, Jabo menyindir penonton. ”Ora ono sing joget iki? (Tidak ada yang berjoget ini?)” ucapnya. Rombongan penonton dari belakang berangsur mendekat ke depan panggung.

Mereka berjoget dan mengepakkan tangan ke atas. ”Hio. Hio Hio. Hio,” teriak kembali penonton. Jabo menuruti keinginan penggemarnya. Lagu berjudul ”Hio” didendangkan bersama. Teriakan penonton kembali hadir ketika lagu tersebut dituntaskan. Mereka meneriakkan, ”Kuda Lumping.” Namun, kali ini Jabo diam saja. Para personel Sirkus Barock keluar panggung. Konser dipungkasi. (Aristya Kusuma Verdana- 58)