17 April 2018 | Solo Metro

Persiapan Porprov Belum Maksimal

  • Atlet Karate

SOLO- Tim karate Solo masih belum maksimal dalam latihan mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018 mendatang. Sebab, para atlet masih latihan secara mandiri belum berlatih bersama-sama.

‘’Untuk latihan masih-masih sendiri-sendiri belum bisa bersama-sama atau fulltime. Ini jelas akan berpengaruh untuk persiapan Porprov,’’ kata pelatih Pengkot Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (Forki) Solo, Agus Muzamil, kemarin.

Banyak atlet karate itu yang berada di luar kota untuk bekerja, jadi kalau pulang ke Solo tidak menentu. Kadang kalau pulang ikut latihan dengan yang lain, ada juga yang sibuk kuliah dan jarang ikut latihan. Jadi setiap latihan itu belum bisa fulltime semua atlet kumpul jadi satu dan latihannya masih biasa belum fokus, kalau kumpul mungkin hanya 90 persen.

Latihan Bersama

‘’Keberadaan mereka itu sekarang tersebar, jadi sulit kalau latihan bersama. Sebelum hari pelaksanaan mereka akan pulang. Harapannya mereka juga tetap latihan secara mandiri, biar kondisi fisik dan tekniknya tetap terjaga dengan baik,’’imbuhnya. Mungkin nanti tiga atau dua bulan sebelum pelaksanaan Porprov bisa latihan dengan komposisi atlet lengkap. Rencana akan dilakukan training camp (TC) atau pemusatan latihan, jadi mereka dikumpulkan jadi satu dan menginap disalah satu tempat atau di messkan. Sehingga mereka akan benarbenar terpantau dan bisa latihan bisa dengan intens. ‘’Itu segera kami rapatkan dengan pengurus. Harapannya sebelum pelaksanaan bisa terkumpul jadi satu dan latihan bersama tidak terpisah-pisah lagi,’’ jelasnya.

Mereka akan bermain sebagai tuan rumah Porprov. Jadi harus tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik buat Solo, apalagi persaingan di Porprov nanti cukup ketat. Daerah lain pastinya sudah mempersiapkan diri tampil di Porprov.

Diakuinya, masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi sebelum turun di event empat tahunan ini, terlihat dari hasil evaluasi kejuaraan yang diikuti. ‘’Solo ada 13 atlet yang disiapkan. Mungkin nanti ada tambahan atlet tapi dibicarakan dulu, kan kuotanya itu 15-16 atlet. Yang paling menonjol itu soal fisik dan mental atlet masih kurang dan dilakukan peningkatan lagi,’’ katanya.(wel-20)

SMCETAK TERKINI