17 April 2018 | Solo Metro

Pelamar Perangkat Desa Tembus 7.392

  • Di Luar Prediksi Pemkab

KLATEN- Jumlah total pelamar pengisian perangkat desa massal di Kabupaten Klaten tahun 2018 menembus angka 7.392 pelamar. Jumlah itu di luar prediksi Pemkab Klaten sebelumnya.

”Jumlah itu menunjukkan animo masyarakat yang tinggi untuk mengabdi di desa,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemkab Klaten, Joko Purwanto, Senin (16/4).

Dikatakannya, jumlah total pendaftar sebanyak itu menurut catatan sampai berakhirnya tahap pendaftaran pada 7 April lalu. Jumlah sebanyak itu di luar dugaan Pemkab Klaten sebab Pemkab semula hanya memperkirakan pelamar sekitar 3.000 orang. Jumlah sebanyak itu belum final sebab kabar terakhir masih ada revisi di beberapa desa. Dari jumlah itu, lowongan yang tersedia hanya sebanyak 931 yang tersebar di desa-desa. Dari jumlah total pendaftar itu kemungkinan tidak akan semua mengikuti tes seleksi.

Sebab masih bisa berkurang karena tidak melengkapi berkas atau mengundurkan diri. Pemkab belum mendapat laporan lanjutan setelah tahap verifikasi dan penetapan calon dilakukan oleh tim pencalonan dan pengangkatan perangkat desa (TP3D) sejak 14 April lalu. Mengingat jumlah peminat cukup besar, pelaksanaan pengisian perangkat desa massal yang sukses tahun ini akan menjadi modal pelaksanaan ke depan. Apabila tahun ini lancar maka diharapkan tahun-tahun selanjutnya akan berjalan lancar. Untuk itu, Pemkab memerlukan dukungan semua pihak bagi terlaksananya pengisian perangkat yang lancar dan transparan.

Jumlah Turun

Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Klaten, Rony Roekmito mengatakan, jumlah pendaftar itu berbeda dengan yang ikut seleksi. ”Sebab masih mungkin turun atau berkurang tergantung verifikasi di desa,” jelasnya.

Pelaksanaan seleksi perangkat desa massal tahun ini, menurutnya, menjadi pelajaran berharga ke depan. Setelah tahap verifikasi dan penetapan calon di tingkat desa, nantinya pelaksanaan seleksi akan dilakukan serentak pada 29 April. Lokasi pelaksanaan seleksi tertulis dilakukan di sekolah-sekolah masing-masing kecamatan. Pelaksanaan bisa dilakukan mandiri per kecamatan atau bergabung ke kecamatan lain.

Dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Klaten Utara dan Tengah digabung sebab jumlah pendaftarnya sedikit, sehingga tidak efektif jika melaksanakan sendiri- sendiri. Diberitakan sebelumnya, jumlah pelamar perangkat desa sementara mencapai 4.700 pelamar. Jumlah itu sudah melampaui prediksi Pemkab Klaten yang hanya di kisaran 3.000 orang (SM/ 10/4). Ketua F PAN DPRD Kabupaten Klaten, Darmadi meminta Pemkab segera menyosialisasikan komitmen tidak akan ikut campur dalam pelaksanaan seleksi. ”Di bawah muncul kasakkusuk kalau penyelenggara seleksi ditekankan hanya dua universitas,” ungkapnya.

Saat pertemuan di DPRD pekan lalu, Pemkab sudah menjelaskan TP3D diberi kebebasan menentukan lembaga penyeleksi di luar Unwidha dan UAD. Hal itu harus segera disosialisasikan ke desa sebelum MoU TP3D dan pelaksana seleksi dilakukan, sehingga jangan sampai ada kesan Pemkab memaksakan kehendak.(H34-43)

SMCETAK TERKINI