image

Foto: suaramerdeka.com / dok

12 Februari 2018 | 09:23 WIB | Cabang Olahraga

Masalah Transportasi, Menpora Harap Kekurangan Segera Diperbaiki

JAKARTA, suaramerdeka.com- Menpora Imam Nahrawi tekankan bahwa test event betul-betul sebagai sarana untuk mengetahui dimana letak kekurangan, ia optimis beberapa kekurangan baik di venue dan fasilitas lainnya masih dapat ditangani dengan baik dan cepat, hal ini ia utarakan usai menyaksikan tedt event bola voli di Tenis Indoor, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (11/2) sore.

"Kami yakin beberapa kekurangan dari adanya test event ini dapat diselesaikan dengan baik dan secepatnya, kita juga ingin melihat performa atlet kita khususnya bola voli ini karena dua tim sudah kita lihat ada yang sering saya lihat di Pro Liga dan turnamen lainnya dan dilakukan seleksi ulang sehingga tim voli kita nanti betul betul disiapkan dengan baik di Asian Games, saya yakin masih ada waktu cukup memperbaiki kualitasnya," kata Menpora bersama Sekjen Inasgoc Eris Heryanto dan Kadispora DKI Jakarta Ratiyono.

Poinnya lanjutnya, test event ini untuk melihat kekurangan yang ada baik di sisi transportasi. "Saya juga berharap pas Asian Games nanti ada kebijakan dari Gubernur DKI Jakarta untuk meliburkan atau mengatur jam kerja sehingga mengurangi kepadatan, bisa juga di tol nanti juga ada jalur khusus Asian Games yang bisa dilewati oleh transportasi oleh atlet dan tim Asian Games semoga ini dilaksanakan," harapnya.

Menpora juga sampaikan untuk sekitaran Komplek Gelora Bung Karno ia rasa tidak ada masalah jika dari satu venue ke venue lainnya di tempuh dengan berjalan kaki bagi para pengunjung. "Hitung-hitung kita juga berolahraga tidak hanya atlet tetapi kita sebagai pengunjung juga berolahraga dengan berjalan kaki," kata menteri asal Bangkalan, Madura ini.

Terkait shuttle bus bagi pengunjung yang memarkirkan kendaraannya di FX Mall ke Pintu 10 SUGBK, Sekjen Inasgoc Eris Heryanto menyebut hanya waktunya saja yang tidak pas ketemu dengan bus. "Saya lihat ada dua bus stand by di antara Hotel Fairmont dan Hotel Mulia, bus ini harus berputar, syaratnya juga untuk atlet dan publik tidak sama," imbuhnya.

(Andika Primasiwi /SMNetwork /CN26 )