image

Foto: Istimewa

17 April 2018 | 00:37 WIB | Cabang Olahraga

Daud Yordan Siap Duel Lawan Petinju Rusia

JAKARTA, suaramerdeka.com- Petinju andalan Indonesia, Daud Yordan bakal naik ring lagi di kelas ringan 61,2 kg. Kali ini, petinju yang akrab disapa Cino tersebut bakal menghadapi Pavel Malikov (Rusia) dalam perebutan gelar juara  WBO Intercontinental, WBA Eliminator, dan WBA Asia yang akan digelar di DIVS, Ekaterinburg Rusia, 22 April mendatang.  

Daud mengaku siap duel menghadapi Malikov. Targetnya, dia harus menang, syukur-syukur kalau bisa meng-KO lawan. "Secara skill, saya tidak terlalu khawatir menghadapi dia. Meski siap, saya harus tetap hati-hati dan fokus karena Malikov adalah petinju bagus," kata Daud saat meminta dukungan Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (16/4).

Kemenangan memang sangat penting bagi Cino. Jika itu terwujud, maka dia akan mandatory fight dengan pemenang pertarungan antara Jorge Linares (Venezuela) melawan Vasyl Lomachenko (Ukraina) yang memperebutkan gelar lowong kelas Ringan WBA. 

Namun tidak mudah menaklukkan Pavel Malikov. Petinju berusia 32 tahun ini memiliki rekor bertanding 13 kali menang (5 KO) tanpa terkalahkan. Karenanya, Daud menjalani persiapan khusus di Sasana Caja Laboral, Logrono, Spanyol, sejak pertengahan Januari lalu.

Daud, petinju yang memiliki rekor 36 menang (25 KO) dan 3 kalah ini ditangani langsung Gabriel Campillo, mantan petinju kenamaan asal Spanyol yang juga eks pemegang sabuk juara dunia kelas berat ringan WBA. "Persiapan yang saya lakukan di Spanyol sudah maksimal apalagi banyak lawan latih tanding yang karakternya mirip dengan Malikov," terangnya.

Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono mengaku bangga dengan rencana pertarungan Daud  melawan Malikov tersebut. Sebab, Daud sempat kehilangan gelar juara karena gagal bertanding di Paris dan Inggris.

“Saya berharap Daud bisa menang dan kembali juara. Kalau lawan Malikov menang, dia akan mendapat tiket menantang juara dunia WBA yang kini diperebutkan petinji Venezuela dan Ukraina,” ujar Nono.

Dia mengatakan, Daud punya peluang seperti petinju Chris John. Bahkan diharapkan mencapai prestasi lebih tinggi seperti petinju dunia lainnya yaitu De Lahoya, Galaxy dan Manny Pacquiao. Menurutnya, 

saat ini diperlukan anak-anak yang bisa mengangkat martabat bangsa Indonesia di tingkat internasional melalui prestasi olahraga. “DPD RI saat konsen dan komitmen untuk mengangkat prestasi anak anak daerah khususnya di bidang olahraga,” tandasnya.

(Arif M Iqbal /SMNetwork /CN39 )